Tuesday, 27 February 2024 03:56

Rekomendasi Wisata Petualangan Seru di Labuan Bajo

Written by
rekomendasi-wisata-petualangan-seru-di-labuan-bajo rekomendasi-wisata-petualangan-seru-di-labuan-bajo

Berikut Rekomendasi Wisata Petualangan di Labuan Bajo

1. Pulau komodo

rekomendasi-wisata-petualangan-pulau-komodo

Tidak ada yang lebih ikonik daripada bertemu langsung dengan kadal purba, yaitu Komodo. Di Taman Nasional Komodo, anda dapat melakukan trekking bersama pemandu lokal untuk melihat keindahan alam dan melihat komodo dalam habitat alamnya. Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, berada di sebelah timur Pulau Sumbawa yang dipisahkan oleh Selat Sape. Di Pulau ini, hewan Komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Selain menjadi habitat komodo, Pulau Komodo juga memiliki suatu desa yaitu Desa Komodo yang termasuk dalam Zona Khusus Pemukiman seluas 17,6 ha dengan jumlah penduduk sebanyak 1.818 jiwa. Penduduk di sana sebagian besar bermata pencaharian di sektor wisata seperti tour guide, mengelola penginapan, pengrajin dan penjual souvenir, persewaan kapal dan banyak lagi.

Penduduk disana menyebut komodo dengan nama “Orah”. Nama “Orah” sendiri berasal dari legenda anak kembar seorang Putri Naga dan lelaki bernama Moja. Singkat cerita, mereka menikah dan memiliki anak kembar namun salah satu anaknya bukan manusia, melainkan seekor kadal Lalu anaknya yang berupa kadal diberi nama Orah dan dilepas di hutan. Sedangkan anaknya yang manusia diberi nama Gerong dan dirawat dengan normal. Suatu hari Gerong pergi berburu ke hutan lalu menemukan seekor kadal besar dan hendak membunuhnnya. Ketika Gerong berencana melempar tongkat tajamnya ke kadal raksasa tersebut, Putri Naga datang menghsmpiri anaknya Gerong lalu memberitah bahwa kadal raksasa itu adalah sodara kandung Gerong. Sejak kejadian itulah, Orah atau Komodo hidup berdampingan dengan baik bersama manusia.

2. Taman Nasional Komodo

rekomendasi-wisata-petualangan-taman-wisata-komodo

Selain Pulau Komodo, taman nasional ini juga memiliki pulau-pulau lain yang indah seperti Rinca, Padar dan Kelor. Di pulau-pulau tersebut anda bisa melakukan aktivitas snorkeling, diving atau sekedar bersantai di pantai-pantai pasir putih yang memukau. Taman Nasional Komodo ini juga merupakan salah satu dari 21 Taman Nasional yang ada di Indonesia dan merupakan salah satu dari lima taman nasional yang diterapkan pertama kali di Indonesia. Taman Nasional Komodo didirikan pada 1980 yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Karena keunikan dan kelangkaannya, Taman Nasional Komodo dianyatakan sebagai World Heritage Site dan Man and Biosphere Reserve oleh UNESCO tahun 1986.

Total luas Taman Nasional Komodo saat ini adalah  1.817 km². Diperluas hingga 25 km² (Pulau Banta) dan 479 km² perairan laut akan menghasilkan - total luas hingga 2.321 km².  Di Taman Nasional Komodo ini juga anda dapat menemukan hewan-hewan lain seperti Kuda, Banteng Liar, Rusa, Babi hutan, Ular, Kera dan berbagai jenis burung. Selain itu Taman Nasional Komodo juga memiliki biota bawah laut yang menakjubkan. Para penyelam mengatakan bahwa perairan Komodo adalah salah satu tempat terbaik di dunia. 

3. Pulau Padar

rekomendasi-wisata-petualangan-pulau-padar

Dikenal dengan pemandangan panoramiknya yang spektakuler, Pulau Padar adalah tempat yang sempurna untuk hiking. Dari puncaknya, anda dapat menikmati pemandangan indah dari atas dan memotret panorama laut yang memukau. Namun untuk menikmati pemandangan tersebut, anda harus mendaki terlebih dahulu dengan melalui sekitar 818 anak tangga. Keindahan Pulau Padar akan mulai terlihat pada 100 anak tangga pertama. Rasa lelah selama mendaki akan hilang pada saat sampai puncak. Wisatawan dapat melihat laut yang biru dan hijaunya pepohonan di setiap pulau di kawasan ini. Pulau Padar merupakan salah satu dari tiga pulau besar di Taman Nasional Komodo, dengan luas sekitar 173.000 hektar. Dua pulau lainnya, yaitu Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Di Pulau ini tentu tidak dihuni oleh Komodo karena dipisahkan oleh Selat Lintah sehingga jaraknya lebih jauh dengan Pulau Komodo.

Fasilitas yang terdapat di Pulau Padar juga sudah cukup lengkap. Mulai dari dermaga, toilet, loket tiket, kursi tunggu, jalur pendakian, speed boat, snorkeling, hingga papan informasi. Tidak hanya itu, anda juga bisa menjumpai pedangang yang menjual berbagai cenderamata khas NTT. Pulau Padar ini bisa ditempu dalam waktu 1,5 jam menggunakan kapal wisata jenis speed boat dari Pelabuhan Labuan Bajo. Perjalanan lebih lama menggunakan kapal pinisi, selama kurang lebih 3-4jam. Terdapat sebuah dermaga di depan pos penjualan tket, tempat kapal-kapal wisata bersandar. Jika beruntung anda juga akan menemui rusa-rusa di bibir pantai begitu turun dari kapal wisata. Rusa tersebut terlihat jinak. Mereka biasanya berjalan mendekati wisatawan dan tidak menjauh ketika didekati.

4. Pulau Kanawa

rekomendasi-wisata-petualangan-pulau-kanawa

Surga bagi para penyelam dan snorkeler, Pulau Kanawa menawarkan keanekaragaman hayati bawah laut yang menakjubkan. Nikmati kejernihan airnya yang luar biasa dan berenang bersama ikan-ikan warna-warni di terumbu karangnya. Pulau ini terletak di sebuah pulau kecil yang terletak di perairan Flores. Pulau ini dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Berbagai macam terumbu karang mengelillingi pulau ini, ditambah pasir putih dengan air laut yang bening menjadi daya tarik bagi wisatawan. Untuk menuju ke Pulau Kanawa, anda haru menadarat terlebih dahulu di Bandara Komodo, Labuan Bajo. Setelah itu, anda dapat melanjutkan perjalanan ke dermaganya dengan speedboat selama kurang lebh 1 jam perjalanan atau anda dapat menyewa kapal yang ada disana dengan waktu kurang lebih satu jam dan membayarnya sebesar Rp400 ribu- Rp 600 ribu.

Sebagian orang bilang jika Pulau Kanawa hampir seperti pulau pribadi. Cocok untuk kamu yang ingin menghindari keramaian. Bahkan pulau ini memiliki dermaganya sendiri untuk kapal wisata yang membawa para wisatawan untuk menikmati pesona dari Pulau Kanawa. Banyak ragam aktivitas yang dapat dilakukan di pulau ini, seperti snorkeling, diving dan memancing. Pihak pengelola Pulau Kanawa pun telah menyiapkan perlengkapan snorkeling, jadi kamu tidak perlu pusing jika ingin menikmati bawah lautnya. Ketika snorekeling dan diving, anda dapat melihat dan bertemu ikan-ikan dan mahluk lautnya di sini seperti kepiting, bintang laut, hingga ikan-ikan kecil. Banyak juga terumbu karang sepanjang lautan, sangat indah.

5. Pulau Seraya

rekomendasi-wisata-petualangan-pulau-seraya

Bagi yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang masih alami, Pulau Seraya adalah tempat yang sempurna. Nikmati suasana tenang, berjemur di bawah sinar matahari, atau snorkeling di perairannya yang jernih. Bentang alam yang disajikan pastinya akan membuat takjub setiap orang yang berkunjung. Pantai di pulau ini memiliki hamparan pasir putih sera air laut yang cukup jernih kebiruan. Ditambah lagi dengan keindahan bawah lautnya. Bahkan ketika air laut surut, anda dapat berjalan menuju ke tengah laut dengan radius sekitar 500 meter dari bibir pantai. Berbagai aktivitas dapat dilakukan di tempat ini, seperti memancing maupun snorkeling.

Alam di sekitar Pulau Seraya memang sangat teduh dan bertambah indah dnegan adanya bukit berhiaskan sabana. Deretan pohon nyiur di pinggir pantai yang berhiaskan hamparan pasir putih nan lembut juga memperindah suasana. Kegiatan utama di Pulau Seraya berhubungan erat dengan kelautan. Banyak masyarakat yang mencari ikan disini, namun mereka tidak mencari ikan dengan cara-cara tidak baik seperti potas atau bom ikan. Itulah mengapa kondisi perairan disini masih sangat terjaga keindahannya. Tahun 1970-an pulau ini masih dikenal sepi dan angker. Tidak ada orang yang berani tinggal di Pulau Seraya. Awal mula yang singgah di pulau berpasir putih itu adalah para punggawa Bajo yang mencari ikan dan teripang. Mereka kemudian tinggal di pulau tersebut. Keangkeran yang dimaksud adalah warga yang tinggal di situ dulu sering kerasukan roh halus. Untuk menyadarkannya harus dilakukan penyembelihan seekor kambing. Kepala kambing itu digantung di pohon asam yang tumbuh di tengah kampung itu.

6. Batu Cermin

rekomendasi-wisata-petualangan-batu-cermin

Terletak tidak jauh dari pusat Labuan Bajo, Batu Cermin adalah gua alam yang menakjubkan dengan formasi batu-batu stalaktit dan stalakmit yang mengaggumkan. Datanglah saat pagi hari untuk melihat efek cahaya yang memukau di dalam gua. Dinding gua batu cermin juga memberikan pesona unik yang mampu menarik para pelancong baik lokal maupun mancanegara. Mungkin wisatawan banyak yang bertanya-tanya mengapa gua ini diberi nama ‘Batu Cermin’. Jadi, dinamakan dengan batu cermin karena adanya sinar matahari yang masuk ke dalam sela-sela gua dan memantul ke batu lainnya layaknya cermin. Gua ini ditemukan pada tahun 1951 oleh seorang arkeolog Belanda. Menurut Theodore Verhoven, penemu gua tersebut mengatakan bahwa pada awalnya Gua Batu Cermin terletak di dasar laut namun adanya aktivitas gempa bumi mengakibatkan gua tersebut naik ke permukaan yang lebih tinggi dari pantai.

Gua Batu Cermin juga memiliki daya tarik lain selain efek cahaya yang memukau di dalam gua, day atarik lainnya yaitu memiliki pemandangan alam Labuan Bajo yang mengaggumkan, Keunikan budaya lokal serta dapat melakukan kegiatan fotografi yang luar biasa dan dapat menjadi Konservasi pendidikan karna terdapat pengetahuan tentang ekosistem gua dan upaya konservasi yang dilakukan untuk menjaga keberlanjutan.

7. Bidadari Island

rekomendasi-wisata-petualangan-bidadari-island

Dikenal sebagai Pulau Angel, Bidadari Island menawarkan keindahan alam yang belum terjamah dan suasana yang tenang. Cocok untuk berjemur, snorkeling, atau sekedar bersantai di pantainya yang indah. Bidadari Island Labuan Bajo mungkin masih belum begitu familiar di telinga masyarakat. Pulau ini memang tidak sepopuler Taman Nasional Komodo. Namun pesona yang dimilikinya sungguh mempesona. Bidadari Island ini memiliki beberapa daya tarik seperti memiliki air laut yang jernih berwarna biru kehijauan sehingga tampak menarik. Puanya nuansa damai dan tenang serta tidak terdapat hewan komodo di area pulau ini.

Dulunya pulau ini diberi nama Pulau Bajo. Kemudian, terdapat pulau lain di dekat pulau ini yang mempunyai pesona indah dan memiliki nama Pulau Bidara. Sampai pada akhirnya dua pulau tersebut dianggap bersatu dan diberi nama Pulau Bidadari. Selain kisah sejarah penamaan pulau ini, ada kisah mistis yang dipercaya oleh masyarakat sekitar. Konon, sering sekali terlihat sosok misterius di Pulau Bidadari ini pada waktu tertentu. Menurut warga lokal, sosok tersebut merupakan seorang gadis cantik jelita. Itulah yang menyebabkan pulau ini disebut sebagai Pulau Bidadari.

8. Kampung Adat Waerebo

rekomendasi-wisata-petualangan-kampung-wae-rebo

Jika anda mencari pengalaman budaya yang autentik, jangan lewatkan kunjungan ke kampong adat Waerebo. Terletak di pegunungan, kampong ini menawarkan pemandangan alam yang mempesona dan kehidupan masyarakat adat yang unik. Desa ini memiliki 7 rumah adat berbentuk lumbung kerucut yang disebut Mbaru Niang. Inilah yang menjadi ikon utama Wae Rebo. Rumah adat Mbaru Niang terseusun mengitari batu melingkar yang dinamakn compang sebagai titik pusatnya, Compang tersebut merupakan pusat aktivitas warga untuk mendekatkan diri dengan alam, leluhur dan Tuhan.

Keindahan dan keunikan Desa Adat Wae Rebo tentu menjadi daya tarik tersendiri dan menghasilkan sebuah kredit positif di mata dunia, baik dari segi pariwisata maupun budaya. Karena itulah Wae Rebi secara resmi diakui sebagai warisan budaya dunia tahun 2021 silam. Pengakuan ini juga disebabkan rumah adat Mbaru Niang di desa Wae Rebo dinilai sangat langka. Keunika tersebut menjadikan desa ini sebagai salah satu lokasi Konservasi Budaya UNESCO. Selain itu, pada tahun 2013 Desa Wisata Wae Rebo juga mendapat penghargaan dari Aga Khan dalam industry arsitektur. Kemudian pada tahun 2021 lalu, desa ini pun menjadi salah satu dari 3 desa yang mewakili Indonesia dalam ajang Best Tourism Village. Tak sulit untuk jatuh cinta pada desa ini. Wisatawan dapat merasakan keunikan budaya, adat istiadat, keramahan warganya, serta kearifan lokal yang masih terkenal.

9. Gua Rangko

rekomendasi-wisata-petualangan-gua-rangko

Terkenal dengan Gua Air Tawar-nya yang menakjubkan, Gua Rangko adalah tempat yang tepat untuk berenang di dalam gua yang memiliki air berwarna biru kehijauan yang memukau. Di dalamnya, pengunjung akan melihat kolam alam yang sangat jernih sehingga bantuan stalakmit di dasar kolam terlihat jelas. Jika terkena sinar matahari, kolam dengan kedalaman empat meter itu akan terlihat semakin indah. Pengunjung juga dapat berenang di kola mini untuk menikmati kesegaran air alam, naum mereka diminta untuk berhati-hati agar anggota badan tidak terkena stalakmit yang terdapat di sekitar kolam.

Keindahan kolam Gua Rangko harus melewati perjalanan yang cukup menantang. Gua rangko terletak di Pulau Gusung, yang ditempuh menggunakan perahu motor. Sampai perairan Pulau Gusung, pengunjung harus melewati dermaga kayu dengan titian jalan yang memiliki lebar 1,5 meter dan sepanjang 200 meter menuju bibir pantai. Namun dibalik perjalanan yang menantang ada keindahan lain, yaitu pemandangan bawah laut saat melewati titian.

10. Bukit Cinta

rekomendasi-wisata-petualangan-bukiit-cinta

Menawarkan panorama indah dari atas bukit, Bukit Cinta adalah tempat yang popular untuk menikmati matahari terbenam yang spektakuler. Dari sini, anda dapat melihat matahari terbenam di balik pulau-pulau kecil yang tersebar di laut. Tempat ini merupakan salah satu tempat romantis yang ada di Labuan Bajo. Awalnya, spot wisata ini sama sekali tak memiliki nama. Hanya karena banyak orang yang datang bersama pasangan kekasihnya hanya untuk sekeddar mengobrol dan berfoto, maka bukit ini dinamai dengan Bukit Cinta. Ditambah lagi dengan pemandangan bahari yang indah, juga suasana yang romantis. Maka, tidak lengkap rasanya jika datang ke tempat ini sendirian.

Bukit Cinta Labuan Bajo berada di dataran Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores Barat. Loakasinya berada sekitar 10 menit ke utara dari pusat Kota Labuan Bajo atau Bandar Udara. Perjalanan bisa dilakukan menggunakan roda dua dan empat. Sesampainya di kaki bukit, para wisaawan harus berjalan mendaki menuju puncak untuk menikmati beragai pemandangan indah yang tersaji di lokasi. Pendakian bisa memakan waktu 20-30 menit.

 Nah itu tadi beberapa rekomendasi wisata yang bisa kalian coba buat kalian para petualang yang sedang berlibur ke Labuan Bajo.

 

 Info reservasi Jalan Binongko RT 2 RW 2 Kel Labuan Bajo, Kec Komodo Labuan Bajo Flores Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur 86554 Indonesia

 

SEARCH BY:

- Indonesia baik.id

- Kompas.com

- Detik.com

- Kumparantravel

- Gotravelindonesia.com

- Indonesia Travel

- Labuanbajotour.com

Read 143 times Last modified on Saturday, 16 March 2024 02:22

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.